News & Update

Festival Kebudayaan Jepang di Indonesia, Paling Dicari Expat Jepang di Cikarang

286 views

Festival Kebudayaan Jepang di Indonesia, Paling Dicari Expat Jepang di Cikarang

Rata-rata masyarakat asli Jepang menyukai bunga sakura dan bersemangat ketika ada perayaan Festival Sakura Matsuri. Meskipun tinggal jauh dari negaranya tetap akan mencari hiburan yang berhubungan dengan kebudayaan Jepang. Hal inilah yang dimanfaatkan oleh pemerintah Indonesia dan event organizer untuk menggelar festival bunga sakura. Seperti penyelenggaraan Festival Sakura Matsuri yang ditargetkan untuk expat Jepang di Cikarang.

Bunga Sakura sangat identik dengan kebudayaan Jepang sejak jaman dahulu. Bahkan, bunga sakura menjadi simbol pada setiap lagu-lagu kuno dan lukisan Jepang. 

 

Mengintip Ragam Festival Sakura Matsuri di Cikarang

pastedGraphic.png

(sumber : https://www.suara.com/lifestyle/2019/09/02/091925/sakura-matsuri-2019-festival-budaya-perkuat-hubungan-jepang-indonesia)

Setiap tahun digelar perhelatan kebudayaan Jepang-Indonesia dengan tajuk Festival Sakura Matsuri di Cikarang. Adapun jangka waktu penyelenggarannya festival biasanya berlangsung 2-3 hari.

Pada tahun 2019 lalu, Festival Sakura Matsuri digelar sejak tanggal 31 Agustus – 01 September 2019 di Komplek Graha Pariwisata, Stadion Wibawa Mukti, Jababeka, Cikarang Timur, Bekasi.

Pagelaran kebudayaan Jepang tersebut merupakan yang kedelapan kalinya. Selalu mengundang antusiasme expat Jepang di Cikarang dan warga sekitarnya.

Kehadiran Festival Sakura Matsuri 2019 di Cikarang juga dinilai menjadi ajang promosi Kabupaten Bekasi di mata internasional, khususnya negara Jepang. Disamping itu, bertujuan untuk mempererat hubungan Jepang Indonesia pada masa mendatang. 

Selama Festival Sakura Matsuri berjalan juga dimeriahkan oleh pertunjukan kebudayaan Jepang, lukisan Jepang, booth kuliner Jepang yang identik dengan home-made pastry dan fushion food. Terlebih lagi minuman beralkohol seperti beer dan sake selalu dinantikan pengunjung festival dan para ekpatriat Jepang.

Adapun kuliner populer dari Jepang yang ditawarkan antara lain Chicken Karage, Yakisoba Bread, Choco Bun, sampai dengan Corndog. Lengkap dengan pilihan minuman ringan seperti Orange Capirinha dan ice lemon tea. Semua menu dibanderol dengan harga murah dan relatif terjangkau.

 

Keunikan Festival Sakura Matsuri Asli Jepang

pastedGraphic_1.png

(sumber : https://www.suara.com/lifestyle/2019/09/02/091925/sakura-matsuri-2019-festival-budaya-perkuat-hubungan-jepang-indonesia)

Festival ini selalu menarik perhatian ekspatriat Jepang dan penduduk sekitar. Pasalnya, ada beberapa keunikan yang tidak ditemukan dari festival lainnya.

1. Waktu Bermekaran Pohon Sakura Berbeda-beda 

Masing-masing bunga sakura ternyata tidak mekar bersamaan. Fenomena ini disebabkan oleh perbedaan suhu dan wilayah tempat pohon sakura tumbuh. Jadi tidak mengherakan ketika mengunjungi negara akan terus melihat mekarnya bunga tersebut. 

 

2. Festival Sakura Dianggap Aktivitas Sosial Bagi Expat Jepang

Menurut pandangan masyarakat Jepang, festival pohon sakura menjadi pagelaran kebudayaan penting. Bahkan, penduduk Jepang memprioritaskan berkunjung ke festival tersebut. Disana mereka mulai bercengkrama satu sama lain meskipun baru bertemu.

Menyoal pengunjung festival tidak pernah mengalami penurunan setiap tahun. Baik itu dimeriahkan oleh wisatawan maupun penduduk asli Jepang. Banyak kantor dan perusahaan yang mewajibkan para karyawan untuk memeriahkan acara festival bunga sakura. Sebab festival ini dianggap sebagai acara yang tepat guna mempererat kekeluargaan, sarana outing dan hiburan.

3. Pesta Sake

Bagi negara Jepang dengan tegas menyatakan tidak boleh menjual minuman beralkohol secara terang-terangan. Berbeda saat festival sakura digelar, setiap orang bebas menjual dan mengonsumsi minuman beralkohol yaitu Sake. 

Dapat dikatakan pula kesenangan perayaan ini tidak lengkap tanpa meminum Sake. Biasanya ada berbagai jenis Sake buatan Jepang yang dapat diminum langsung ditempat atau dibawa pulang.  

4. Festival Yozakura Ketika Malam Hari

Dalam Festoval Mitsuri Sakura acara dan aktivitas yang dilakukan ketika siang hari disebut Hanami. Jadi, para pengunjung bebas duduk dan bercengkrama bersama kerabat dan keluarga. 

Tetapi saat malam tiba biasanya para pengunjung melakukan hal berbeda yakni melihat bunga sakura bermekaran. Aktivitas ini dikenal dengan nama Yozakura, suasana kala itu sangat khusuk dan khidmat.

Pemandangan pohon sakura semakin indah karena ditambah dengan hiasan lampion atau lampu penerangan. Panorama tersebut tidak akan didapatkan ketika mengunjungi festival ketika siang hari. Adapun tantangan yang dihadapi setiap pengunjung yang datang harus bercengkrama dengan dinginnya malam.

 

Alasan Expat Jepang di Cikarang Memilih Azalea Suites

pastedGraphic_2.png

(sumber : https://rumahhokie.com/listing/12497/azalea-suites-cikarang-investasi-pasti-di-serviced-apartment)

Setiap orang Jepang akan merasa nyaman jika menghadiri pagelaran kebudayaannya. Menghadiri festival sakura saat berada di negara orang menjadi hiburan tersendiri. Selain itu, ekspatriat Jepang cenderung menyukai tempat tinggal yang bernuansa Jepang.

Inilah yang menjadi faktor utama expat Jepang di Cikarang memilih hunian apartemen Azalea Suite. Banyak unit apartment dengan berbagai pilihan jenis menampilkan suasana Jepang. Mulai dari properti, fasilitas, dan gaya hidup semua disesuaikan dengan kebudayaan jepang. Bahkan, ada permandian onsen yang bergaya Jepang disinyalir mampu menurunkan rasa stres setelah bekerja (https://azaleasuites.co.id/en/blog/relaksasi-onsen-tiap-hari-ini-manfaat-apartemen-bebas-stres-di-cikarang-bagi-pekerja-expat-jepang.html).

Apartemen Azalea Suites merupakan proyek dari PT Pudjiadi Prestige Tbk paling populer dan banyak diminati ekspatriat. Menyoal pelayanan yang tersedia juga sangat lengkap, mengutamakan kebersihan, keamanan, dan kenyamanan penghuninya. Untuk lebih jelasnya dapat melihat review video fasilitas onsen dalam gedung apartemen Azalea Suites di sini (https://www.youtube.com/watch?v=pO6fLz4x_Yk).